Thursday, January 24, 2019

Jenis-Jenis KB untuk Dapat Membantu Menunda Kehamilan


Penggunaan KB merupakan cara agar tidak hamil yang bisa Anda lakukan. Ini merupakan cara yang aman tanpa memberikan risiko buruk pada badan. Hanya beberapa efek samping sesuai dengan kondisi masing-masing orang. Ini beberapa jenis-jenis KB yang dapat digunakan untuk membantu menunda kehamilan.

1, Pil KB

Pil KB merupakan pilihan yang dapat dikonsumsi secara rutin. Pil ini merupakan kombinasi progestin dan estrogen. Saat mengonsumsi pil ini Anda akan mengalami pendarahan masa menstruasi yang berkurang dan tidak merasa ada gejala PMS. Siklus haid pun akan menjadi lebih teratur dan mengurangi risiko terjadinya kanker ovarium pada tubuh.

2. KB IUD  (Intra-Uterine Device)

Takut lupa jika menggunakan pil KB, Anda bisa beralih ke KB IUD ini. Jenis KB ini merupakan sebuah alat KB yang berbentuk huruf T pemasangannya dimasukkan ke dalam rahim. Anda dapat memilih KB IUD jenis tembaga atau hormon. Perbedaannya terletak di lama sama penggunaannya.
KB IUD tembaga dapat bertahan selam 10 tahun pemakaian dan jenis hormon hanya bertahan selama 5 tahun. Penggunaan KB IUD tidak akan mengganggu masa kesuburan. Jika Anda sudah ingin punya anak bisa langsung membuka KB yang digunakan.

3. Diafragma

Anda dapat pula memilih KB dengan menggunakan diafragma. Alat ini terbuat dari bahan lateks atau silikon yang memiliki manfaat untuk mencegah sperma masuk ke dalam rahim. Pemakaiannya dapat dilakukan setiap kali akan berhubungan intim dengan pasangan.
Alat ini tidak akan mengganggu kondisi kesuburan Anda. Selain itu, jika menggunakan alat KB ini Anda tetap harus memakainya setelah berhubungan intim sampai 6 jam. Ini untuk mengecilkan risiko masuknya sperma ke dalam rahim. Anda dapat memilih cara ini untuk menunda kehamilan dengan lebih aman dan tidak perlu dilakukan rutin.

4. Spermisida

Anda dapat pula memilih KB dengan cara spermisida. Cara ini dengan menggunakan zat kimia yang fungsinya untuk merusak kondisi sperma yang akan masuk. Anda bisa melakukan langkah ini dengan mudah dan praktis. Cara pemakaiannya dengan memasukkan ke dalam vagina sebelum melakukan hubungan bersama pasangan.
Dilakukan setengah jam sebelumnya. Proses pembuahan tidak akan terjadi dengan menggunakan cara ini karena sperma tidak akan bergerak menuju rahim. Ini menjadi langkah awal untuk mencegah terjadinya kehamilan. Anda perlu melakukannya dengan hati-hati agar tidak berisiko mengalami iritasi.

5. Cervical Cap

Anda dapat pula memilih Cervical Cap yang cara menggunakannya diletakkan di mulut rahim. Manfaatnya untuk menghalang jalur masuk sperma. Pemasangan alat ini harus dilakukan ke dokter yang ahli di bidangnya. Jadi, Anda akan lebih aman tanpa risiko.
Apa pun jenis KB yang akan Anda pilih memiliki kelebihan yang berbeda-beda. Hanya saja tujuannya sama untuk menunda terjadinya kehamilan. Sebelum pemakaian, sebaiknya untuk melakukan konsultasi dengan baik bersama tenaga medis yang ahli.  

0 comments:

Post a Comment