Friday, May 10, 2019

7 Penyebab dan Solusi Tepat Pusing dan Mual


Sakit kepala biasa terjadi dan disertai mual. Hal ini menunjukkan gejala yang bermacam-macam. Sebaiknya Anda mewaspadai tanda-tandanya sehingga dapat mengidentifikasi gejala penyakit yang Anda derita. Berikut beberapa penyebab pusing dan mual yang sering dialami.

1. Migrain
Penyebab pertama yang mungkin Anda alami yakni migrain. Jenis sakit kepala ini menyerang salah satu bagian kepala. Ada beberapa tahap sebelum sampai hingga kepala. Mual juga bisa saja terjadi secara bersamaan dengan migrain. 

Kasus migrain yang parah justru sering dibarengi mual. Rasa sakit akan semakin terasa saat ada cahaya atau kebisingan. Tapi, Anda perlu ingat kalau sakit kepala disertai mual dapat dipicu oleh sakit kepala berat lainnya, meski biasanya keduanya merupakan gejala migrain. Anda bisa segera minum obat khusus migrain.

2. Mabuk Perjalanan Alias Motion Sickness
Motion Sickness juga disertai dengan rasa mual. Bahkan Anda juga bisa langsung muntah. Mabuk terjadi saat Anda melakukan perjalanan darat, laut dan udara. Selain itu, saat bermain video games, melakukan simulasi terbang atau melihat melalui mikroskop juga bisa terjadi sakit kepala dan mual.

3. Hormon
Biasanya sakit kepala dan mual yang disebabkan hormon terjadi pada perempuan. Perubahan hormon sering kali terjadi akibat siklus menstruasi, monopause, kehamilan, atau penggunaan kontrasepsi hormon. Rasa sakit kepala dan mual bisa meningkat apalagi jika Anda memiliki riwayat migrain.

Selain itu, perubahan hormon karena stres juga dapat menyebabkan pusing dan mual. Hormon kortisol yang diproduksi ketika stres dapat mengganggu hormon-hormon lainnya bekerja. Sehingga Anda akan merasakan sakit kepala yang mengganggu segala aktivitas.

4. Efek Samping dari Penggunaan Obat
Saat Anda minum obat, Anda bisa menemukan efek samping pada kemasan obat tersebut. Sebenarnya keduanya sangat umum dialami meski setiap obat punya efek samping yang berbeda-beda. Bahkan obat operasi juga dapat memicu rasa sakit kepala dan mual. Penggunaan analgesik yang berlebihan akan membuat Anda ingin mual dan muntah.

5. Infeksi
Infeksi sering kali menyerang sistem saraf pusat, seperti otak dan sumsum tulang belakang yang mungkin bisa menyebabkan mual dan nyeri kepala. Infeksi ini bisa berupa meningitis dan enchepalitis. Selain itu, tanda-tanda infeksi lainnya seperti gastric flu dan infeksi saluran pernapasan bagian atas.

6. Dehidrasi
Kekurangan cairan atau dehidrasi menyebabkan tubuh lemah metabolisme. Tidak jarang Anda akan merasakan sakit kepala dan mual. Tanda dehidrasi yang bisa dilihat yakni perubahan warna urin, gejala yang hampir sama dengan demam, kram otot hingga melemahnya kemampuan mental. Sehingga Anda harus mencukupi kebutuhan cairan 2 liter per hari.

7. Vertigo
Sakit kepala yang seolah berputar-putar atau vertigo menimbulkan sensasi diri sendiri atau ruangan sekililing ikut berputar. Vertigo hampir disertai mual maupun muntah. Penyakit ini bisa dibedakan menjadi dua yakni vertigo sentrak yang diakibatkan gangguan saraf dan vertigo perifer yakni gangguan pada kanalis semisirkularis telinga. 

Anda akan merasakan mual yang cukup berat dan pusing. Bahkan untuk berdiri pun terasa ingin jatuh kembali. Solusinya, yakni istirahat yang cukup dan penuhi kebutuhan cairan. Jika vertigo tak kunjung sembuh, maka Anda perlu konsultasi dengan dokter.

Itulah penyebab pusing dan mual yang sering dialami orang-orang di Indonesia. Jika Anda mengalaminya, ketahui dulu kemungkinan penyebab sehingga bisa langsung melakukan pertolongan pertama di rumah. Jika keluhan pusing serta mual tidak kunjung membaik, maka segera konsultasi ke dokter agar kondisi Anda tidak bertambah parah.

0 comments:

Post a Comment