Thursday, December 26, 2019

Multivitamin dan Mineral yang Bermanfaat bagi Janin


Memiliki masa kehamilan yang sehat tentu menjadi harapan semua wanita. Nah, salah satu cara terbaik untuk menjaga agar kehamilan tetap sehat adalah dengan mengonsumsi makanan yang bernutrisi. Dengan nutrisi yang cukup, janin akan tumbuh dan berkembang menjadi bayi yang sehat. Nutrisi yang diperlukan selama kehamilan tak hanya berasal dari makronutrien saja seperti karbohidrat, protein, dan lemak, tapi juga berasal dari mikronutrien. Mikronutrien sendiri merupakan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah kecil seperti vitamin dan mineral, meski hanya merupakan nutrisi dalam jumlah kecil, namun ibu hamil juga disarankan untuk selalu mencukupi kebutuhan vitamin dan mineralnya, maka dari itu Multivitamin dan mineral penting sejak awal kehamilan, karena bisa membantu pertumbuhan janin yang sangat bagus selain perkembangan, untuk janin.

Mikronutrien seperti vitamin dan mineral dibutuhkan dalam jumlah yang kecil. Namun, vitamin dan mineral ini punya fungsinya masing-masing, mulai dari sebagai enzim, co-enzim, hingga prekursor,. Menurut dokter ahli kandungan, kekurangan mikronutrien selama masa kehamilan dapat menyebabkan ibu hamil mengalami beberapa masalah kesehatan seperti anemia, hipertensi, komplikasi obstetrik, hingga kematian. Sedangkan, kekurangan mikronutrien pada janin dapat menyebabkan janin mengalami kegagalan untuk bertumbuh dan berkembang.

Multivitamin dan Mineral yang Bermanfaat bagi Janin, Memenuhi kebutuhan akan vitamin dan mineral selama kehamilan dapat dilakukan ibu hamil dengan rutin mengkonsumsi makanan sehat dan tentunya bervariasi. Nah, berikut ini ada beberapa jenis vitamin dan mineral yang sebaiknya selalu dicukupi oleh ibu selama masa kehamilan agar janin dapat berkembang dengan sehat. Asam folat, Asam folat yang cukup sangat dibutuhkan selama masa kehamilan. 

Nutrisi ini diperlukan untuk mencegah terjadinya neural tube defect (NTD), yakni cacat pada sistem saraf bayi. Kondisi NTD umumnya akan berkembang pada 28 hari setelah terjadinya pembuahan. Pada masa-masa tersebut umumnya wanita belum menyadari bahwa dirinya tengah hamil. Oleh karena itu, jika sedang merencanakan kehamilan, sangat disarankan untuk mengonsumsi 400-800 mikrogram asam folat setiap hari hingga kehamilan mencapai usia 3 bulan, untuk seputar tips dan informasi mengenai kehamilan anda bisa akses Gue Sehat, yang menyajikan berbagai informasi seputar kesehatan ibu hamil.

0 comments:

Post a Comment