Thursday, January 2, 2020

4 Tips Agar Anak Cerdas Secara Emosional


Semua orang tua akan melakukan apapun agar anak cerdas. Sayangnya, belum banyak yang memahami bahwa kecerdasan tidak hanya intelektual, melainkan ada juga kecerdasan emosional. Kecerdasan intelektual dipengaruhi oleh faktor genetik, sedangkan kecerdasan emosional dipengaruhi oleh lingkungan termasuk keluarga. Itu artinya peran Anda sebagai orang tua sangatlah besar dalam menstimulasi dan mendukung pengenalan emosi pada anak.

Melatih kecerdasan emosional sebaiknya dilakukan sejak usia dini. Kecerdasan ini akan membantu anak untuk sukses di masa mendatang. Seseorang yang memiliki manajemen emosional yang baik akan terbiasa dan mengerti bagaimana harus bersikap.

Cerdas secara emosional

Kecerdasan emosi menurut Dwi Siswoyo, pakar ilmu pendidikan, adalah kecerdasan dalam memusatkan perhatian guna merasakan, memahami, mengelola, dan memotivasi diri sendiri dan orang lain serta mengaplikasikan kemampuan tersebut dalam kehidupan pribadi dan sosialnya. Kecerdasan emosional anak yang sangat penting ini sebaiknya dilakukan sejak dini. Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa Anda lakukan agar anak cerdas secara emosional.

1. Orang tua mengatur emosi sendiri

Jika ingin anak cerdas secara emosi, terlebih dahulu Anda sebagai orang tua harus bisa mengendalikan emosi diri sendiri. Pengendalian emosi orang tua yang baik akan menjadi contoh bagi sang anak. Sehingga anak akan terangsang untuk mencontohnya.

2. Pengenalan emosi pada anak

Mengendalikan emosi anak dapat dilakukan salah satunya dengan mengetahui apa yang sedang dirasakannya. Anda dapat membantu anak untuk mengidentifikasi perasaannya. Misalnya ketika anak sedang marah, bantu dia mencari tahu penyebab dan bagaimana mengatasinya. Dengan demikian, tidak akan terjadi kasus misalnya anak Anda marah-marah atau menangis uring-uringan padahal permintaannya sudah terpenuhi.

3. Mengajarkan Menyalurkan Emosi Secara Positif

Mengajarkan bagaimana menyalurkan emosi secara positif menjadi poin yang sangat penting. Hal ini dapat menghindarkan anak dari sifat pemarah atau terjangkit depresi saat besar nanti. 

Misalnya jika anak dirundung oleh temannya dan marah atau sakit hati, katakan bahwa perundungan memang perbuatan yang tidak baik. Anda dapat mengajarkan kepada anak untuk berani bilang bahwa dia tidak suka dirundung. Sedangkan jika temannya tetap melakukan hal yang sama, minta anak untuk mencari teman lain. Serta tidak usah sakit hati apalagi membalas perundungan tersebut.

4. Memberikan Apresiasi

Anda dapat memberikan apresiasi kepada anak saat anak berhasil mengendalikan emosinya. Pelukan, acungan jempol, atau ungkapan bangga Anda akan merangsang emosi anak untuk terus stabil.

Itulah beberapa tips yang bisa Anda lakukan agar anak cerdas secara emosional. Melatih kecerdasan emosional anak menjadi penting guna menunjang kesuksesan di masa mendatang. Pembiasaan-pembiasaan ini sebaiknya memang dilakukan sejak dini, sedari anak masih kecil. Sehingga sifat-sifat yang telah dibentuk tersebut dapat mengakar di masa mendatang. Anak pun akan terbiasa dalam menghadapi berbagai masalah.

Semoga informasi di atas bermanfaat ya!

0 comments:

Post a Comment